untuk berlangganan e-newsletter kami:
 
 
Tentang Kami
 
Salah satu pusat penyembuhan holistik pertama di Indonesia, yang mengutamakan edukasi dan terapi individual secara berimbang. 
 

Tidak hanya menyediakan layanan untuk menolong diri sendiri dan keluarga, namun dalam perkembangan lebih lanjut, kami juga mengadakan program pendidikan untuk mencetak terapis penyembuhan holistik yang profesional, etis dan bertanggung jawab.

Misi utama yang kami senantiasa rintis adalah :
“Memelihara ketentraman dan kesehatan seutuhnya, dengan melatih kesadaran diri, agar hidup semakin ringan, ikhlas dan selaras.”

 
 

Tentang Reza Gunawan

Pendiri dan pelopor True Nature Holistic Healing, Reza Gunawan, adalah sosok terapis dan pengajar penyembuhan holistik yang karyanya turut memelopori berkembangnya kesehatan alami dan industri kesadaran di Indonesia.

Diawali dengan ketertarikan Reza di dunia penyembuhan pada tahun 1988, Reza yang saat itu masih berusia 12 tahun bertemu seorang guru yang memperkenalkan terapi refleksi yang begitu antusias ia serap dan dipraktekkan langsung. Sayangnya pertemuan dengan guru ini tidak lama. Namun, bagaikan menemukan hobi utamanya, Reza pun meneruskan perjalanannya menekuni berbagai teknik penyembuhan.

Pada tahun 1990, Reza tergabung dalam angkatan pertama penyembuhan prana di Indonesia dan sekaligus menjadi peserta termuda. Saat itu, tidak terlintas sama sekali bahwa penyembuhan akan menjadi jalur hidup utamanya. Setahun kemudian, Reza belajar meditasi dan yoga, dan pada usianya yang hanya 15 tahun, ia memutuskan untuk memilih pola makan vegetarian, yang berlanjut hingga sekarang.

Secara formal, Reza adalah seorang sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia, dan sempat bekerja selama 5 tahun sebagai profesional perbankan dan pasar modal. Namun secara bersamaan, satu demi satu ajaran penyembuhan seperti olah nafas, meditasi, reiki, yoga, akupresur, dan lainnya ditekuni Reza bagaikan serangkaian sekolah informal yang perlahan mempersiapkannya untuk membantu selarasnya tubuh, pikiran dan jiwa.

Pada tahun 2000, Reza menemukan titik balik dalam hidupnya. Setelah sembuh dari suatu penyakit berat yang dideritanya dan bertemu dengan Merta Ada, guru meditasi kesehatan dari Bali yang menjadi sumber inspirasi serta kebijaksanaan hidupnya, Reza memutuskan untuk berhenti bekerja dari dunia keuangan, lalu mengikuti sekolah akupunktur hingga memperoleh izin praktek.

Dalam perkembangannya, Reza pun mendalami studi berbagai teknik penyembuhan yang relatif baru di Indonesia seperti terapi CranioSacral, Jin Shin Jyutsu, Clinical Hypnotherapy, dan sebuah kelompok terapi baru yang sangat efektif yaitu Energy Psychology.

Ketertarikannya pada bidang baru ini mendorongnya untuk memelopori berkembangnya Energy Psychology di Indonesia, dengan berbagai teknik yang dipelajarinya seperti TAT (Tapas Acupressure Technique), EFT (Emotional Freedom Technique), BIT (Bodymind Integration Therapies), BST (Brain Synchronization Therapies), serta PEAT (Primordial Energy Activation and Transcendence).

Pada tahun 2006, Reza turut berpartisipasi sebagai pengajar teknik TAT untuk mengatasi trauma dan rasa takut akibat gempa di Yogyakarta, yang telah memberikan kedamaian dan kelegaan pada lebih dari 6000 korban secara langsung. Reza juga seorang Certified TAT Trainer pertama di Indonesia, yang sekarang pun menanamkan niat untuk mencetak terapis penyembuhan holistik yang trampil dan berpengalaman.

Dari semua pembelajaran yang dijalaninya, Reza pun telah menyusun berbagai program penyembuhan diri sendiri, yang lazim dikenal sebagai Self Healing, agar kita semua mampu dan trampil menyembuhkan diri sendiri secara fisik, mental, emosional dan spiritual.

Dalam setiap pelatihan yang dibawakannya, Reza akan menjelaskan penyembuhan alamiah dan holistik dengan rangkaian yang sederhana, pendekatan yang ilmiah, cerita yang inspiratif, dilengkapi dengan demonstrasi dan praktek, sehingga Anda pun mampu mengenal, memahami dan trampil dalam menyembuhkan diri sendiri.

Reza telah memberikan puluhan pelatihan penyembuhan pada ribuan peserta di 7 kota di Indonesia, baik dari kalangan umum, eksekutif, praktisi & kelompok akademis seperti kedokteran gigi & psikologi maupun keluarga. Dia sekarang juga aktif menjadi narasumber di berbagai media cetak, radio maupun televisi, juga aktif memberikan ceramah dan workshop yang bertemakan ketentraman dan kesehatan seutuhnya. Dia mulai aktif menulis berbagai artikel yang dikontribusikan kepada beberapa media cetak untuk menggugah kesadaran publik tentang pentingnya memelihara keselarasan tubuh, pikiran dan jiwa.

Reza berkeyakinan bahwa “Kita adalah Penyembuh terbaik bagi diri sendiri”, dan berangkat dari prinsip tersebut, ia selalu menekankan betapa pentingnya mencapai kesehatan sejati, yaitu terciptanya keharmonisan lahir batin yang utuh, bukan sekadar mencapai hilangnya keluhan penyakit saja.

 
 

Tentang Nugdha Achadie

Nugdha adalah singkatan dari “Anugerah Idhul Adha”, sedangkan Achadie adalah berasal dari “Achad” dalam bahasa Arab yang berarti “Satu” atau “Hari Minggu”. Pada saat Nugdha dilahirkan adalah bertepatan dengan hari Minggu dan masih dalam waktu memperingati Hari Raya Idhul Adha atau Hari Raya Haji.

Perjalanan hidup Nugdha sepertinya jauh dari kehidupan dia sekarang sebagai seorang fasilitator penyembuhan holistik. Nugdha yang pernah mengenyam pendidikan formal di Universitas Airlangga, Surabaya serta peraih gelar program Bachelor dan Master dari Griffith University, Brisbane, Queensland, Australia ini sempat berkecimpung di dunia keuangan selama 5 tahun.

Sejak berusia belia, Nugdha sudah terbiasa dengan cara penyembuhan tradisional yang diperkenalkan oleh orang tuanya dari mulai pijat, minum “kunyit-madu” jika sakit tenggorokan hingga kebiasaan orang tua “menghembuskan” nafas sambil didoakan di kening Nugdha saat kecil dan sebagainya. Kedekatannya dengan berbagai cara penyembuhan tradisional sepertinya hanya berlalu saja.

Berawal pertemuan Nugdha dengan Reza Gunawan (pendiri True Nature Holistic Healing) pada tahun 2000 di sebuah perusahaan konsultan keuangan di Jakarta, Nugdha mulai mengenal kembali berbagai hal ”ajaib” yang bisa dilakukan oleh tubuh untuk mengatasi berbagai keluhan fisik. Sekali lagi perkenalannya kembali dengan dunia penyembuhan saat itu seakan-akan juga berlalu begitu saja. Kemudian suatu saat Nugdha pernah berujar kepada Reza, “Suatu saat saya ingin membantu orang seperti kamu (sebagai fasilitator penyembuhan holistik)”.

Pada tahun 2005 awal Nugdha mengalami pengalaman hati yang menyadarkannya bahwa suatu kondisi fisik yang pernah membuat Nugdha tidak bisa bergerak dan berjalan, ternyata salah satu kemungkinan penyebabnya adalah luapan “emosi hati” yang belum terkelola dengan baik. Dengan bantuan Reza pada awal 2005 Nugdha merasakan “kelegaan” yang belum pernah Ia alami selama belasan tahun. Seiring dengan hal tersebut, keluhan tulang belakang yang pernah dialami juga seakan-akan menguap begitu saja.

Sejak saat itu, Nugdha mulai intensif belajar mengenai berbagai hal tentang penyembuhan holistik. Beberapa seni dan teknik penyembuhan yang telah dipelajari dan dipraktikkan olehnya adalah Jin Shin Jyutsu, CranioSacral Therapy, BrainGym, Touch For Health, Energy Medicine, Energy Psychology (Emotional Freedom Technique-EFT & Tapas Accupressure Technique-TAT) serta berbagai olah nafas, meditasi kesehatan dan teknik relaksasi.

Akhirnya pada awal tahun 2006 Nugdha melakukan “hijrah” atau “lompatan besar” dalam hidupnya dengan mulai menekuni profesi ini secara penuh-waktu dan profesional dimana ia bergabung dengan True Nature Holistic Healing sebagai seorang fasilitator penyembuhan holistik dan pengajar.

Meskipun relatif “muda” dalam dunia penyembuhan holistik, selama satu tahun terakhir ini Nugdha berkesempatan untuk memperkenalkan salah satu seni penyembuhan dari Jepang yaitu Jin Shin Jyutsu, baik itu di media cetak dan televisi.

Dalam kegiatannya sehari-hari membantu sesama untuk menemukan kembali keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa, Nugdha yang secara khusus membantu klien anak selain dewasa, aktif mempraktekkan seni penyembuhan Jin Shin Jyutsu dan Energy Psychology.

Sejak pertengahan 2006, bersama dengan Reza, Nugdha juga menjadi pengajar kelas Penyembuhan Diri Sendiri serta berpartisipasi dalam acara-acara pelatihan yang diadakan oleh True Nature. Nugdha juga memberikan pelatihan seni penyembuhan Jin Shin Jyutsu yang pertama di Indonesia melalui pelatihan sehari, dimana dalam pelatihan yang sarat dengan praktek individu maupun berpasangan tersebut, partisipan mendapatkan cara yang sederhana untuk mengaktifkan kemampuan penyembuhan diri sendiri yang sudah dimiliki sekaligus juga bisa diaplikasikan untuk membantu keluarga.

Dengan prinsip “Manusia adalah ciptaan Tuhan yang sempurna”, Nugdha berkeyakinan bahwa masing-masing dari kita telah dibekali “peralatan” yang canggih untuk bisa mereparasi diri kita sendiri baik tubuh, pikiran dan jiwa sehingga pada akhirnya setiap manusia bisa hidup bahagia seutuhnya.